Kamis, 28 April 2016

Penggunaan Teknik Panning Dalam Karya Fotografi

Teknik panning dalam karya fotografi merupakan teknik menggerakan kamera secara horizontal, saat kita sedang merekam sebuah obyek yang bergerak. Untuk melakukan hal ini, kita harus bisa untuk selalu mengikuti kemana arah obyek tersebut bergerak dengan kecepatan yang sama untuk mengimbangi laju obyek tersebut. Hal ini harus dilakukan dengan sesempurna mungkin untuk menghasilkan gambar yang bagus.

Dengan menggunakan teknik yang satu ini, kita bisa mengambil gambar suatu obyek yang sedang bergerak dengan cepatnya. Walaupun pergerakannya cepat, namun obyek akan tetap terlihat jelas dan tajam, sedangkan elemen diluar obyek akan terlihat blur atau buram dan memperlihatkan arah gerakan dari subyek foto.


Menggunakan teknik panning dalam karya fotografi akan mempunyai hasil yang lebih bagus jika dibandingkan dengan menggunakan teknik slow shutter. Slow shutter dilakukan dengan kamera dalam posisi statis atau diam di tempat, sedangkan teknik panning dilakukan denga kamera dalam keadaan dinamis atau bergerak mengikuti arah obyeknya. Berikut ini saya tuliskan bagaimana trik dan tips yang dapat kita lakukan untuk melakukan teknik panning :

Yang sangat penting dalam melakukan teknik panning adalah tangan kita yang harus selalu stabil, dan tentunya menggunakan shutter speed yang lambat. Tetapi jika kecepatan subyek dalam bergerak sangat tinggi, seperti pada arena balap kita bisa menggunakan speed 1/200. Tetapi jika obyeknya bergerak lambat , misalnya orang yang sedang jogging, kita bisa menggunakan speed 1/40 untuk mengimbangi kecepan larinya.
Sangat penting bagi kita untuk menggunakan shutter speed yang tidak terlalu lambat ketika kita sedang belajar teknik panning. Shutter speed yang tinggi akan menghasilkan subyek yang lebih tajam dan terfokus. Kita bisa menggunakan speed yang sedikit lambat untuk memperlihatkan pergerakan yang terjadi.
Jika porsi frame yang kita gunakan dalam memotret subyek tetap sama, maka hasilnya subyekpun akan tetap terlihat tajam.
Yang perlu kita ingat adalah semakin cepat subyek bergerak, maka kita akan lebih sulit dalam melakukan teknik panning ini.

Sebagai bentuk latihan, ada baiknya jika kita mencoba memotret subyek yang pergerakannya sedikit lambat. Jika sudah sedikit terbiasa, lakukan dengan menggunakan subyek dengan kecepatan yang lebih tinggi lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar